Tanggul, 13 Desember 2025 – Sebanyak kurang lebih 40 calon jamaah haji tahun 2026 dari Kecamatan Tanggul mengikuti kegiatan Manasik Haji yang ketiga, Sabtu (13/12), di Gedung Graha Al Mabrur milik Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) setempat. Kegiatan yang difokuskan pada pendalaman fiqih ibadah ini menghadirkan pemateri tunggal, Kepala KUA Kecamatan Tanggul, Bapak Adnan Widodo, S.Ag., M.HI.
Dalam paparannya yang mendetail, Adnan Widodo secara khusus membedah tiga aspek penting dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah: Wajib Haji, Sunnah Haji, dan Wajib Umrah. Penjelasan ini dianggap krusial agar jamaah tidak hanya mampu menjalankan rangkaian ritual, tetapi juga memahami landasan hukum setiap amalan yang dikerjakan.
“Memahami perbedaan antara rukun, wajib, dan sunnah haji-umrah adalah kunci menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang. Rukun tidak boleh terlewat, wajib harus ditunaikan meskipun bisa diganti dengan dam (denda), sementara sunnah adalah penyempurna yang sangat dianjurkan,” jelas Adnan Widodo di hadapan para peserta.
Beliau juga memberikan contoh praktis dan menjawab berbagai pertanyaan teknis dari calon jamaah, seperti tata cara dan waktu pelaksanaan wajib haji seperti mabit di Muzdalifah dan Mina, serta melempar jumrah. Untuk umrah, penjelasan difokuskan pada pelaksanaan ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul beserta kewajiban-kewajiban di dalamnya.
Para peserta tampak serius menyimak dan aktif dalam sesi tanya jawab. “Pemaparan Pak KUA sangat jelas dan menyentuh hal-hal yang sering jadi pertanyaan kami. Dengan pembekalan seperti ini, kami jadi lebih percaya diri dan paham, sehingga nanti di Tanah Suci bisa fokus pada kekhusyukan ibadah, bukan lagi bingung dengan tata caranya,” ungkap H. Mahmud, salah satu calon jamaah.
Ketua IPHI Kecamatan Tanggul dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari KUA setempat. “Sinergi seperti ini sangat kami butuhkan untuk memberikan pembinaan terbaik kepada calon tamu Allah. Dengan pemateri yang kompeten dan berwenang, ilmu yang disampaikan lebih meyakinkan,” ujarnya.
Kegiatan manasik haji berseri ini akan terus dilaksanakan hingga menjelang keberangkatan, guna memastikan calon jamaah haji Tanggul berangkat dengan bekal ilmu, fisik, dan mental yang optimal untuk menjalankan rukun Islam kelima.

