NGAJI INTEGRITAS BERSAMA KARANG WERDA TANGGUL WETAN

Tanggul, 7 Desember 2025 – Suasana Majelis Taklim di Masjid Al Mabrur, Tanggul Wetan, berbeda pagi ini. Tidak hanya membahas ibadah dan akhlak, puluhan ibu-ibu yang hadir mengikuti pengajian bertema khusus: “Ngaji Integritas”. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanggul, Bapak Adnan Widodo, S.Ag., M.HI, sebagai pemateri utama.

Dalam tausiyahnya yang disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dicerna, Adnan Widodo menyelami konsep integritas dari sudut pandang agama Islam. Beliau menekankan bahwa integritas atau al-amanah (terpercaya) dan ash-shidqu (kejujuran) adalah fondasi utama akhlak seorang muslim.

“Integritas tidak hanya untuk bapak-bapak yang bekerja di kantor. Justru, benteng pertama dan utama itu ada di rumah. Di sinilah peran ibu-ibu sangat strategis,” ujarnya di hadapan jamaah. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keluarga, khususnya seorang ibu, adalah sekolah pertama yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan anti korupsi sejak dini.

Kepala KUA itu pun mengaitkan nilai-nilai integritas dengan pencegahan korupsi dalam kehidupan sehari-hari. “Mencegah korupsi bisa dimulai dari hal kecil di rumah. Misal, mengajarkan anak untuk jujur dalam jajan, tidak mengambil hak orang lain, dan bertanggung jawab pada uang belanja. Itu semua adalah pendidikan anti korupsi praktis,” paparnya.

Acara yang berlangsung interaktif ini mendapat respons antusias dari peserta. Beberapa ibu menyampaikan pertanyaan tentang bagaimana menanamkan nilai integritas pada anak remaja atau menghadapi godaan ketidakjujuran dalam transaksi sehari-hari. Adnan Widodo menjawab dengan memberikan contoh-contoh praktis yang relevan dengan konteks kehidupan keluarga di Tanggul.

“Ngaji Integritas ini sangat penting. Kami sebagai ibu merasa diberi bekal dan motivasi untuk membangun keluarga yang tidak hanya taat ibadah, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jujur. Ini investasi untuk anak-anak dan bangsa,” ungkap Siti, salah seorang peserta.

Kegiatan ini menegaskan komitmen KUA Kecamatan Tanggul dalam menyebarkan nilai-nilai agama yang aplikatif, tidak hanya menyentuh aspek ritual, tetapi juga moral dan integritas dalam bermasyarakat dan bernegara. Majelis ilmu seperti ini diharapkan dapat terus digalakkan untuk memperkuat ketahanan keluarga dari segala bentuk penyimpangan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top