Tanggul, 18 Desember 2025 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanggul kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan untuk calon mempelai. Kegiatan yang mengusung metode mandiri ini dilaksanakan pada Kamis (18/12) di Aula Tanggul dan diikuti dengan antusias oleh 14 pasangan calon pengantin.
Bimbingan kali ini dipandu oleh dua Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Tanggul. Bapak Ahmad Juri, S.Pd.I, bertindak sebagai fasilitator utama yang membawakan materi inti, sementara Bapak Mohammad Iqbal Fatoni, S.E berperan sebagai moderator sekaligus pembawa acara, memastikan jalannya acara berlangsung lancar dan interaktif.
Konsep “mandiri” dalam pelatihan ini menekankan pada pendalaman materi dan interaksi dua arah yang lebih intens antara pemateri dan peserta. Ahmad Juri, S.Pd.I membahas pokok-pokok penting dalam membangun rumah tangga sakinah, dengan fokus pada pemahaman hak dan kewajiban suami-istri, komunikasi yang efektif, serta penyelesaian konflik dalam keluarga berdasarkan nilai-nilai Islam.
“Metode ini kami pilih agar calon pengantin tidak hanya mendengar, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi. Tujuannya, mereka benar-benar memahami dan siap mengaplikasikan ilmunya, bukan sekadar mendapatkan sertifikat,” jelas Ahmad Juri saat membuka sesi.
Mohammad Iqbal Fatoni sebagai moderator sukses memandu dinamika kelompok, memancing pertanyaan, dan mengarahkan diskusi agar tetap fokus dan produktif. “Kami ingin suasana belajar lebih cair namun tetap substansif. Pertanyaan-pertanyaan praktis dari calon pengantin justru sangat berharga karena langsung menyentuh persiapan nyata mereka,” ujar Fatoni.
Para peserta tampak sangat terlibat dalam sesi tanya jawab dan diskusi kelompok kecil. Materi yang dibahas mencakup persiapan mental, pengelolaan keuangan keluarga sejak awal, hingga pentingnya menjaga silaturahmi dengan keluarga besar masing-masing.
“Bimbingan dengan metode seperti ini lebih menyenangkan dan ngena. Kami jadi bisa berbagi cerita dengan pasangan lain dan langsung dapat solusi dari pemateri. Ilmunya sangat aplikatif,” ungkap Rina, salah seorang calon pengantin.
Kegiatan bimbingan perkawinan metode mandiri ini merupakan inovasi KUA Tanggul untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pembekalan sebelum berkeluarga. Diharapkan, dengan pemahaman yang lebih matang, setiap pasangan dapat membangun fondasi rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan penuh berkah.

